|
||||||||
|
||||||||
|
|
||||||||
|
Sejarah musik pop telah menujukan jumlah yang tak terhitung dari "keajaiban |
||||||||
|
|
||||||||
|
Anneke lahir pada bulan juni tanggal 7, 1942 di tondano, Sulawesi Utara. Pada waktu itu ayahnya, seorang Sersan Mayor dari pasukan belanda yang ditahan dan dibawa kejepang, memberi julukan "Yokotjan" pada Anneke yang artinya "adik kecil" Anneke menghabiskan masa kecilnya di kamp perang Jepang, dimana Ibunya menjadi figure menonjol dan memainkan peran penting dalam menjaga semangat serta moral bagi para Wanita dan Anak-anak, ketika Ayahnya kembali setelah perang ia menyaksikan penampilan pertama anaknya didepan publik. Anneke menyanyikan lagu kanak-kanak melayu yang diajarkan Ibunya dihadapan para serdadu Belanda. Coklat dan kacang merupakan hadia baginya. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Pada tahun 1949, keluarga Gronloh pindah kebelanda. Disekolah Anneke menjadi anggota rombongan kabaret yang aktif. Seorang agen Belgia menawarinya sebuah kontrak dan pada usia 16 dia kembali menghibur pasukan; kali ini di Belgia dan Jerman, dia masih menggunakan nama Jepang "Yokotjang" sebagai nama panggung. Kali ini dia mendapat uang 25 Gulden sekali pertunjukan. Tidak ada lagi 'kacang'. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Tanggal 19 Desember 1959 merupakan hari yang tak terlupakan bagi Anneke ini adalah hari dimana Anneke mengikuti talent -show terkenal "Cabaret Des Inconus" dikampung halamanya - Eindhoven, ada lebih dari 300 peserta tetapi Anneke mengaklahkan semuanya. Lagu yang ia nyanyikan adalah "Ma" yang merupakan satu dari top-show nya selama tour dunia. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Beberapa perusahaan rekaman menawari kontrak dan akhirnya ia memutuskan untuk menandatangani kontrak dengang perusahaan rekaman internasional terbesar pada wktu itu. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Dalam catatan pribadi tahun 1964 juga merupakan tahun yang sangat baqik bagi Anneke ketika ia menikah dengang Wim-Jaap Van Der Laan. Sebuah cinta yang telah teruji loeh waktu karena pasangan ini masih utuh sampai hari ini. Anneke mulai terlibat di panggung teater pada tahun 1965-1966 Dutcch Sleeswijk Revve yang terkenal membokingnya selama 3 tahun , dan akhirnya mereka berusaha mengontraknya. Dalam produksi yang penuh glamour ini Anneke akhirnya bisa menunjukkan semua bakat yang dimilikinya ketika membawakan seleksi lagu internasional yang diakhiri dengang "Gold Finger" standar pada penutupannya . nampaknya Anneke telah mengalami transisi dari idola belia menjadi performer dewasa tanpa susah payah. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Sesudah pertunjukan ini.yang tentu saja menuntun banyak waktu dan perhatiannya, Anneke berkonsentrasi pada karir internasionalnya lagi. Dia melakukan tour ke daerah Timur, timur jauh dan barat serta Malaysia. Ada juga tempat-tempat yang "lebih dekat" dengan rumah di Spanyol, Portugal, Yunani, dan sebagainya. Pengakuan perekamaan yang luar biasa diperoleh Anneke dibekas "Yugoslavia". Dimana dua dari rekamannya, "Wladimir" dan "Uspavanka", mendapat status emas. Lagu-lagu ini derikam dalam bahasa asli negara tersebut. Yang menunjukan kemampuan Anneke tentang bahasa. Pada tahun 70-an Anneke menghabiskan hampir seluruh waktunya bagi keluarga, yang terdiri 2 anak laki-laki. Meskipun kedua anaknya membuatnya sibuk, Anneke masih punya waktu untuk membuat rekaman serta acara TV ataupun tour. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Anneke juga memenangkan Menorca Songcontest dan hit rekor di Jerman. Ketika anak-anak lakinya menginjak dewasa, Anneke bisa betul-betul berkonsentrasi pada karirnya lagi. Ia merekam 2 album baru, 1 untuk pasar Belanda dan 1 untuk Singapure dan Malaysia. Album untuk kedua negara terakhir ini, yang bertajuk "Liedjes van verlangen" terdapat melodi melayu tradisional yang indah seperti "O ina ni keke" "Mangemo Sako Mangemo". Album ini meledak dipasaran dan Anneke memperoleh Disc emas atas penjualannya. Anneke berangkat ketempat kelahiran-Sulawesi, dimana ia tampil diruang terbuka dihadapan lebih dari 40.000 orang. Di Belanda Anneke kembali pada parade hit dengang lagu berjudul "Santo Domingo" sebuah melodi yang mengingatkan kembali pada keberhasilan pertamanya. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Permintaan yang agak aneh diterma Anneke pada musim panas 1987, ketika ia dimiuta tampil di Gala Dana TV sebagai paradoks Tina Turner Anneke yang terkenal dengang kepribadiannya yang dinamis dipanggung, menerima tantangan itu. Dampak dari penampilannya betul-betul luar biasa dan Anneke menerima tawaran yang tak terhitung jumlahnya untuk mengulang adegan dari awal. Adegan ini masih mendapat tempat dalam acting panggung Anneke, karena hal ini menjadi favorit audiens. |
||||||||
|
|
||||||||
|
"My one and only love" merupakan tajuk CD Anneke yang diliris tahun 1992, ini merupaka koleksi rekaman yang terkenal yang berisi musik blues, jazz dan soul. Rekaman ini khusus diproduksi untuk timur jauh, tetapi juga dirilis di Belanda dan beberapa negara lain. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Atas dasar tuntutan, rekaman ini merupakan rak-panjang bagi keragaman dan bakat Anneke. Tahun 1993 juga merupakan tahun yang luar biasa bagi Anneke. Di negara tempat tinggalnya Anneke mendapat kehormatan dalam acara TV "This is you live" dan ia membuat acara khusus TV yang eksplosik dan hidup dengan sekelompik artis muda "Jeans". |
||||||||
|
|
||||||||
|
Pada Tahun 1994 Anneke merayakan 35 tahunya sebagai artis rekaman. Karena peristiwa yang luar biasa ini ia kembali ke Singapura pada bulan Desember untuk membuat pertunjukan pribadi dalam suatu gala show di stadion indoor singapura, yang disiarkan TV. Dihadapan sekitar 20.000 fans sekalian lagi Anneke menyanyikan 3 hit nomor satunya dan audiens pun ikut menynyikan dengan sepenuh hati. Anneke begitu tersentuh dengan sambutan yang hangat ini sehingga ia menyanyikan lagi lagu "When I Fall in Love" atas permintaan penonton dan ketika ia mengatakan pada penonton bahwa ia mencintai mereka, ia memang tulus mencintai mereka. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Sekembalinya ke Belanda Gala Night special digelar untuk Anneke di Amsterdam di royal theatre. Dimana banyak koleganya datang untuk memberikan penghargaan dengan ikut menyanyikan salah satu lagunya. Setelah istirahat, Anneke tampil lagi dipanggung dan seolah-olah meruntuhkan gedung dengang "Tour de Chant". Yang begitu menyihir dan menyentuh. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Ditahun 1997 Anneke mendapat tidak kurang dari 5 hadiah dari guinees book of the record atas hasil prestasi chart-nya yang belum pernah tertandingi. Salah satu dari hadiah ini diberikan pada Anneke untuk jumlah rekaman dari 5 hit nomor 1 dalam periode 3 tahun. Anneke menempati posisi puncak chart selama 37 bulan berturut-turut!! . Anneke Gronloh adalah satu-satunya artis didunia yang memiliki 5 rekor atas namanya. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Bulan April tanggal 29, 1997 merupakan hari khusus buat Anneke. Padi hari itu ia menerima pengakuan kerajaan (Royal recognition) dari ratu Beatrix dari Nederland untuk menghormati karinya yang unik serta banyak kegiatan amalnya. Ini merupakan penghargaan yang sangat jarang dan tinggi yang hanya sangat sedikit orang yang menerimanya setahun sekali. |
||||||||
|
|
||||||||
|
Dan tidak berhenti disini........ Karena pada tahun 1998 Anneke lebih menarik dan hidup daripada sebelumnya, dengan rilis romantik dan tour konser teater yang berlangsung. Ia masih memiliki reputasi sebagai "Miss Dynamite" dan kualitas yang terjaga dari pertunjukan artisticnya serta karakternya yang menarik. Masih merupakan jaminan baginya untuk prestasi berikutunya di seluruh dunia. Karena ia benar-benar unik ANNEKE GRONLOH betul-betul sebuah LEGENDA YANG HIDUP. |